PTDI Buka Factory Tour, Strategi Kenalkan Industri Dirgantara kepada Generasi Muda

GalaPos ID, Bandung.
Industri dirgantara nasional selama ini identik dengan kawasan terbatas yang sulit diakses masyarakat. Kini, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) mulai membuka ruang melalui program Edutainment Factory Tour, sebuah wisata edukasi yang mengajak publik melihat langsung proses pengembangan industri pesawat terbang sekaligus mengenalkan teknologi karya anak bangsa.

Factory Tour PTDI Jadi Jembatan Industri Dirgantara dan Pariwisata Edukasi Bandung
Selama ini banyak masyarakat hanya melihat pesawat saat lepas landas. Kini PT Dirgantara Indonesia membuka pintunya. Namun, di balik wisata edukasi, publik juga menanti sejauh mana industri strategis nasional mampu terus tumbuh dan tidak sekadar menjadi kebanggaan seremonial. Foto: SMN

"Wisata edukasi memang menarik. Namun publik tentu berharap yang dipamerkan bukan hanya hanggar dan pesawat, melainkan juga masa depan industri dirgantara Indonesia yang semakin kompetitif."

Baca juga:

Gala Poin:
1. PT Dirgantara Indonesia membuka akses publik melalui Edutainment Factory Tour untuk memperkenalkan industri dirgantara dan teknologi pesawat buatan Indonesia.
2. PTDI telah mengekspor produk ke 14 negara serta terus mengembangkan pesawat N219 sebagai bagian dari penguatan industri dirgantara nasional.
3. Kolaborasi dengan sektor pariwisata melalui ARTOTEL Suites Aquila Bandung menjadi strategi memperluas wisata edukasi sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terhadap industri penerbangan.


Program tersebut menjadi salah satu fokus kunjungan 40 jurnalis Sindikasi Media Network (SMN) dalam kegiatan media gathering hasil kolaborasi PTDI dan ARTOTEL Suites Aquila Bandung.

Selain memperkenalkan fasilitas produksi, PTDI memaparkan perkembangan bisnis perusahaan yang sejak berdiri pada 1976 kini memiliki empat lini usaha utama, yakni Aircraft Manufacturing, Aerostructure, Aircraft Services, dan Engineering Services. Keempat sektor tersebut menjadi fondasi perusahaan dalam memperkuat industri dirgantara nasional sekaligus berpartisipasi dalam rantai pasok industri penerbangan global.

PTDI mencatat produknya telah diekspor ke 14 negara. Hingga saat ini, pesawat CN235 telah diproduksi lebih dari 70 unit, sedangkan NC212 mencapai lebih dari 480 unit. PTDI juga menjadi satu-satunya produsen yang masih memproduksi kedua jenis pesawat tersebut.

Di sisi lain, perusahaan terus mengembangkan N219, pesawat hasil rancangan insinyur Indonesia dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekitar 44,69 persen.

Baca juga:
ARTOTEL Suites Aquila Bandung Tawarkan Hotel Butik Premium 


Saat ini, N219 telah memperoleh kontrak pengadaan enam unit untuk TNI Angkatan Darat dan dikembangkan dalam berbagai konfigurasi, mulai dari angkutan penumpang, logistik, medical evacuation, penerjunan pasukan, pengawasan maritim, hingga varian N219 Amphibious yang mampu beroperasi di darat maupun perairan.

Manager Institutional Relation and Corporate Communication PTDI, Adi Prastowo, menjelaskan bahwa penguatan industri dirgantara nasional juga ditopang melalui kerja sama jangka panjang dengan perusahaan global.

"Kami telah bekerja sama dengan Airbus hampir 50 tahun dan Bell Textron sekitar 40 tahun. Untuk helikopter, PTDI memproduksi struktur badan pesawat di Indonesia, kemudian dikirim ke Airbus untuk pemasangan sistem dan mesin sebelum kembali ke PTDI untuk proses penyesuaian (customization), finishing, dan diserahkan kepada pelanggan," ujar Adi, dalam keteangan yang diterima GalaPos ID, Rabu, 15 Juli 2026.

Tak hanya fokus pada produksi pesawat, PTDI juga membuka akses publik melalui Edutainment Factory Tour. Program ini memungkinkan masyarakat melihat hanggar produksi, berbagai jenis pesawat, hingga proses manufaktur yang selama ini jarang diketahui publik.

PT Dirgantara Indonesia Dorong Wisata Edukasi Lewat Factory Tour, Industri Dirgantara Makin Terbuka
PT Dirgantara Indonesia membuka akses publik melalui Edutainment Factory Tour untuk memperkenalkan industri dirgantara dan teknologi pesawat buatan Indonesia. PTDI telah mengekspor produk ke 14 negara serta terus mengembangkan pesawat N219 sebagai bagian dari penguatan industri dirgantara nasional. Foto: SMN

 

Menurut Adi, program yang telah berjalan sekitar tiga tahun tersebut bertujuan membangun minat generasi muda terhadap dunia dirgantara.

"Kami berharap setelah berkunjung ke PTDI, anak-anak memiliki cita-cita menjadi pilot, insinyur, maupun profesi lain di industri penerbangan. Itulah semangat yang ingin kami bangun melalui Edutainment Factory Tour," katanya.

Program ini telah mendapat dukungan Pemerintah Kota Bandung sebagai salah satu destinasi wisata edukasi bertema kedirgantaraan. Kunjungan umum dibuka setiap akhir pekan dengan tiket sekitar Rp40.000 per orang, sedangkan kunjungan edukasi bagi pelajar SMA dan perguruan tinggi dilaksanakan setiap Jumat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTDI tanpa dipungut biaya.

Dalam diskusi bersama media, Adi menjelaskan bahwa pengembangan Edutainment Factory Tour merupakan bagian dari optimalisasi aset perusahaan di luar bisnis inti (non-core business). Meski kontribusi finansialnya masih relatif kecil, program tersebut dinilai strategis untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai industri dirgantara sekaligus memperkuat posisi Bandung sebagai kota wisata edukasi.

Baca juga:
Kurang Tidur Lebih Berbahaya dari Tidur Pakai Bra?

PTDI juga menjalin kolaborasi dengan ARTOTEL Suites Aquila Bandung melalui pemberian voucher kunjungan Factory Tour bagi tamu hotel. Langkah ini menjadi upaya menghubungkan sektor industri dengan pariwisata edukasi.
 
Bagi publik, keterbukaan PTDI melalui program ini menjadi sinyal positif bahwa industri strategis nasional tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga mulai membangun transparansi, edukasi, dan regenerasi sumber daya manusia. Tantangan berikutnya adalah memastikan inovasi dan daya saing industri dirgantara Indonesia terus berkembang, sehingga kebanggaan terhadap karya anak bangsa sejalan dengan keberlanjutan industrinya.

 

 

 

Baca juga:
Lembur Katumbiri Bandung Jadi Wisata Viral dengan Persoalan Sungai

Bangga pada pesawat buatan anak bangsa memang mudah. Yang lebih penting adalah memastikan industri strategis nasional terus terbang tinggi, bukan hanya sesekali menjadi bahan pidato.

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #PTDirgantaraIndonesia #DirgantaraIndonesia #WisataEdukasi #Bandung #IndustriStrategisIndonesia

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال