Korban Tenggelam di Irigasi Lampung Ditemukan 644 Meter dari Lokasi Jatuh

GalaPos ID, Lampung Timur.
Upaya pencarian selama dua hari akhirnya berakhir duka. Tim SAR Gabungan menemukan Andre Saputra (20), pemuda asal Desa Enggal Mulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, dalam kondisi meninggal dunia setelah diduga terjatuh ke saluran irigasi di Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur.

Pemuda Asal Pesawaran Ditemukan Meninggal di Irigasi Lampung Timur, Operasi SAR Resmi Ditutup
Tikungan yang luput terlihat hanya berlangsung beberapa detik, tetapi dampaknya mengakhiri satu nyawa. Tragedi di saluran irigasi Lampung Timur kembali mengingatkan bahwa keselamatan jalan tak cukup hanya mengandalkan kewaspadaan pengendara. Foto: istimewa

 

"Setelah korban ditemukan, pertanyaan berikutnya bukan hanya bagaimana kecelakaan terjadi, tetapi apakah lokasi berisiko seperti ini akan terus memakan korban berikutnya?"

Baca juga:

Gala Poin:
1. Andre Saputra (20) ditemukan meninggal dunia setelah dua hari pencarian oleh Tim SAR Gabungan di saluran irigasi Kecamatan Batanghari, Lampung Timur.
2. Korban ditemukan mengapung sekitar 644 meter dari lokasi awal diduga terjatuh ke saluran irigasi saat mengalami kecelakaan tunggal.
3. Operasi SAR resmi ditutup, sementara peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan infrastruktur jalan di sekitar saluran irigasi.


Korban ditemukan pada Minggu, 26 Juli 2026, sekitar pukul 19.00 WIB, dalam keadaan mengapung di saluran irigasi. Lokasi penemuan berjarak sekitar 644 meter dari titik awal korban diduga terjatuh akibat kecelakaan tunggal.

Begitu menerima laporan dari warga, Tim SAR Gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Enggal Mulyo, Kabupaten Pesawaran.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu, 25 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 waktu setempat. Saat itu, Andre bersama rombongannya sedang dalam perjalanan menuju Kota Metro dari arah Kecamatan Sekampung.

Ketika melintas di wilayah Kecamatan Batanghari, korban diduga tidak menyadari adanya tikungan sehingga kehilangan kendali atas sepeda motor yang dikendarainya dan terjatuh ke dalam saluran irigasi yang memiliki arus cukup deras.

Baca juga:
Melki Minta IKA Kupang Tak Sekadar Paguyuban, Tapi Motor Perdamaian Adonara

Laporan kejadian diterima Basarnas Lampung dari Polsek Batanghari. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian bersama unsur terkait dengan menyisir area di sekitar lokasi kejadian.

Pada hari kedua operasi, personel dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas jangkauan pencarian di sepanjang saluran irigasi.

Wadantim Rescuer, Zamu Haradin, mengatakan Tim SAR Gabungan menerima informasi dari masyarakat pada pukul 19.41 WIB bahwa korban telah ditemukan mengapung di saluran irigasi.

"Begitu menerima informasi dari masyarakat, Tim SAR Gabungan langsung menuju lokasi untuk melaksanakan evakuasi. Setelah itu korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka," ujar Zamu Haradin, Senin, 27 Juli 2026.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa saluran irigasi dengan arus deras dapat berubah menjadi lokasi berisiko tinggi, terutama pada malam hari ketika jarak pandang terbatas.

Korban Tenggelam di Irigasi Lampung Timur Ditemukan 644 Meter dari Lokasi Jatuh
Andre Saputra (20) ditemukan meninggal dunia setelah dua hari pencarian oleh Tim SAR Gabungan di saluran irigasi Kecamatan Batanghari, Lampung Timur. Korban ditemukan mengapung sekitar 644 meter dari lokasi awal diduga terjatuh ke saluran irigasi saat mengalami kecelakaan tunggal. Foto: istimewa

Selain kehati-hatian pengendara, perhatian terhadap aspek keselamatan jalan di sekitar saluran irigasi juga menjadi kepentingan publik untuk meminimalkan potensi kecelakaan serupa.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

 

 

 

Baca juga:
Tak Sekadar Tempat Transit, LRT Jabodebek Hadirkan Konser Musik Gratis

Maut tak selalu datang karena ngebut. Kadang, tikungan gelap dan minim perlindungan sudah cukup mengubah perjalanan pulang menjadi perjalanan terakhir.

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #LampungTimur #Basarnas #SARGabungan #KeselamatanJalan #BeritaLampung

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال