GalaPos ID, Kab. Bandung.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Gunung Paseban, Kampung Cantilan, Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Senin, 27 Juli 2026, pada malam hari waktu setempat.
Kobaran api yang terus membesar di tengah vegetasi kering akibat musim kemarau memicu kekhawatiran warga sekaligus kembali mempertanyakan efektivitas langkah pencegahan kebakaran yang hampir setiap tahun menjadi ancaman di berbagai wilayah Jawa Barat.
"Gunung kembali terbakar, petugas kembali berjibaku, masyarakat kembali diminta waspada. Yang belum berubah, penyebab kebakaran masih terus dicari setelah api telanjur membesar."
Baca juga:
- Mafia TPPO Kian Canggih, JarNas APO Dorong Negara Bergerak dalam Satu Sistem
- Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Sampah Plastik Siswa SDN 11 Sarroanging
- Melki Minta IKA Kupang Tak Sekadar Paguyuban, Tapi Motor Perdamaian Adonara
Gala Poin:
1. Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Gunung Paseban, Kabupaten Bandung, dengan api cepat meluas akibat vegetasi kering dan embusan angin.
2. Tim gabungan masih melakukan pemadaman, namun medan perbukitan yang curam menjadi kendala utama dalam pengendalian api.
3. Penyebab kebakaran masih diselidiki, sementara BPBD mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu karhutla selama musim kemarau.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Api dengan cepat merambat di lereng perbukitan yang dipenuhi vegetasi kering. Embusan angin yang cukup kencang mempercepat penyebaran api ke sejumlah titik, sehingga menyulitkan upaya pengendalian sejak awal.
Tim gabungan dari Pemadam Kebakaran Sektor Soreang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan relawan langsung diterjunkan ke lokasi. Namun, medan yang curam serta sulit dijangkau menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman. Meski demikian, petugas terus berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke kawasan hutan lainnya maupun mendekati permukiman warga.
Pranata Humas Ahli BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan petugas masih fokus melakukan pemadaman sekaligus mencegah api menjalar ke area yang lebih luas.
"Petugas masih melakukan upaya pemadaman di lokasi kebakaran. Fokus kami saat ini adalah mencegah agar api tidak terus meluas ke area perbukitan lainnya," ujar Hadi Rahmat, Senin, 27 Juli 2026.
Baca juga:
Tak Sekadar Tempat Transit, LRT Jabodebek Hadirkan Konser Musik Gratis
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kebakaran serta tidak menghalangi akses petugas agar proses pemadaman dapat berjalan lancar," tambahnya.
Hingga pukul 22.00 WIB, proses pemadaman masih berlangsung. Petugas terus berupaya melokalisasi titik-titik api agar tidak meluas ke kawasan lain. Sementara itu, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat kebakaran tersebut.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. BPBD Jawa Barat juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar, mengingat kondisi cuaca yang kering dapat mempercepat penyebaran api.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. BPBD Jawa Barat juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar, mengingat kondisi musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa ancaman karhutla tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi cuaca kering, tetapi juga oleh kesiapsiagaan, pengawasan kawasan rawan, serta kepatuhan masyarakat terhadap larangan melakukan aktivitas yang berisiko memicu kebakaran. Tanpa upaya pencegahan yang konsisten, potensi terjadinya kebakaran serupa akan tetap tinggi selama musim kemarau berlangsung.
Baca juga:
Modus Tumpangan ke Sekolah Berujung Petaka, Polisi Kejar Pelaku Kekerasan Seksual Anak
Setiap musim kemarau, yang berubah hanya tanggal di kalender. Sisanya, api kembali datang dan publik kembali bertanya: pencegahan benar-benar berjalan atau sekadar jadi agenda tahunan?
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Karhutla #GunungPaseban #Bandung #BPBDJabar #MusimKemarau

.jpg)