Cinta Quran Foundation Dorong Wakaf 99 Masjid dari Sabang hingga Merauke

GalaPos ID, Jakarta.
Di tengah ritme kehidupan modern yang semakin cepat, mengejar karier, bisnis, dan pencapaian sering kali menjadi prioritas utama masyarakat.
Namun, di balik kesibukan tersebut, muncul pertanyaan mendasar: apakah manusia masih memiliki ruang untuk mengevaluasi arah hidupnya?

Reset Your Life: Cinta Quran Foundation Dorong Wakaf 99 Masjid dari Sabang hingga Merauke
Di era ketika manusia sibuk mengejar cuan, jabatan, dan validasi digital, Amazing Muharram 15 mengajak publik bertanya: jangan-jangan hidup sudah penuh target, tetapi lupa punya arah. Foto: istimewa

"Manusia modern bisa memperbarui aplikasi setiap hari, tetapi kapan terakhir kali memperbarui hubungan dengan Tuhan?"

Baca juga:

Gala Poin:
1. Amazing Muharram 15 mengangkat isu refleksi spiritual masyarakat modern yang semakin sibuk mengejar pencapaian duniawi.
2. Cinta Quran Foundation meluncurkan Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna untuk membangun dan merenovasi masjid sebagai pusat ibadah serta pemberdayaan masyarakat.
3. Program wakaf menjadi tantangan bersama untuk memastikan transparansi, keberlanjutan, dan manfaat sosial bagi generasi mendatang.


Pertanyaan itu menjadi tema utama dalam Amazing Muharram 15 yang digelar Cinta Quran Foundation dengan tema “Reset Your Life” di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026.

Memasuki penyelenggaraan ke-15, acara tersebut mengangkat keresahan masyarakat modern yang dinilai membutuhkan momen refleksi untuk memperbaiki hubungan spiritual sebagai fondasi dalam menjalani kehidupan.

Namun, pesan refleksi tersebut tidak berhenti pada motivasi personal. Dalam kegiatan itu, Cinta Quran Foundation juga meluncurkan program sosial Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna, sebuah gerakan bersama Masjid Nusantara untuk membangun dan merenovasi masjid atau musala yang membutuhkan perbaikan di berbagai wilayah Indonesia.

Founder Cinta Quran Foundation, Ustadz Fatih Karim, mengatakan banyak orang merasa kehidupannya semakin berat bukan selalu karena masalah yang bertambah besar, tetapi karena kehilangan arah dalam perjalanan hidup.

"Reset hidup bukan berarti mengulang semuanya dari nol. Yang perlu di-reset adalah hati kita. Saat hubungan dengan Allah diperbaiki, cara kita memandang masalah, rezeki, keluarga, dan masa depan juga akan berubah," ujar Ustadz Fatih Karim.

Baca juga:
Makanan Hotel Tak Jadi Sampah, Food Bank Bandung Salurkan untuk Warga

Menurutnya, perubahan hidup tidak cukup dilakukan melalui refleksi sesaat, tetapi harus diwujudkan dalam kebiasaan sehari-hari, seperti menjaga ibadah, membaca Al-Qur'an, memperbanyak amal saleh, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
 
 
Dari Refleksi Pribadi Menuju Gerakan Sosial
Amazing Muharram 15 menghadirkan sejumlah tokoh inspiratif, mulai dari KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Ustadz Fatih Karim, Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio, Pandji Pragiwaksono, Ivan Gunawan, Zaskia Adya Mecca, Ayana Jihye Moon, Harri Firmansyah, hingga Ustadz Asep Supriatna. Acara tersebut juga menghadirkan penampilan dari Raom Laode dan Dinan Salman Al Farisi.

Para pembicara mengajak peserta memahami bahwa ketenangan hidup tidak semata-mata diukur dari jumlah pencapaian, tetapi juga dari kemampuan menjaga hubungan spiritual dan menghadirkan manfaat bagi sesama.

Ivan Gunawan menilai tema Reset Your Life memiliki kedekatan dengan kehidupan masyarakat saat ini. Menurutnya, banyak orang membutuhkan waktu untuk berhenti sejenak dan mengevaluasi kembali tujuan hidup.

"Kadang kita terlalu sibuk mengejar banyak hal sampai lupa bertanya, sebenarnya hidup ini mau dibawa ke mana. Buat saya, reset hidup itu berani berhenti sejenak, memperbaiki diri, lalu melangkah lagi dengan tujuan yang lebih baik," ujar Ivan Gunawan.

Amazing Muharram 15: Cinta Quran Foundation Ajak Publik Reset Hidup dan Wakaf 99 Masjid
Amazing Muharram 15 mengangkat isu refleksi spiritual masyarakat modern yang semakin sibuk mengejar pencapaian duniawi. Cinta Quran Foundation meluncurkan Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna untuk membangun dan merenovasi masjid sebagai pusat ibadah serta pemberdayaan masyarakat. Foto: istimewa

 

Wakaf 99 Masjid dan Tantangan Pembangunan Berkelanjutan
Melalui program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna, Cinta Quran Foundation bersama Masjid Nusantara menargetkan pembangunan dan renovasi 99 masjid yang masing-masing menggunakan nama dari Asmaul Husna. Program tersebut akan menyasar wilayah Indonesia dari Sabang hingga Merauke.

Bagi Cinta Quran Foundation, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat berfungsi sebagai pusat pendidikan Al-Qur'an, pembinaan keluarga, dan pemberdayaan masyarakat. Meski demikian, gerakan wakaf juga menghadirkan tantangan publik yang tidak kecil, mulai dari transparansi pengelolaan dana, keberlanjutan fungsi bangunan, hingga memastikan masjid benar-benar memberikan dampak sosial bagi masyarakat sekitar.

Ivan Gunawan mengajak masyarakat menjadikan sebagian rezeki sebagai bentuk manfaat jangka panjang.

"Rezeki yang Allah titipkan bukan hanya untuk dinikmati sendiri. Akan lebih indah kalau sebagian bisa menjadi manfaat yang terus hidup, bahkan ketika kita sudah tidak ada," kata Ivan Gunawan.


Ekspansi Dakwah hingga Negara Minoritas Muslim
Selain membangun dan memperbaiki masjid di Indonesia, Cinta Quran Foundation juga mengembangkan pusat dakwah di sejumlah negara dengan populasi Muslim minoritas.

Setelah Masjid As-Sholihin Yokohama di Jepang berdiri, Cinta Quran Foundation menyampaikan rencana peresmian Masjid Al Ikhlas Centre di Edmonton, Kanada. Pengembangan pusat dakwah juga direncanakan hingga Jerman dan Selandia Baru.

Baca juga:
Harga Cabai Melonjak, Petani Hanya Nikmati Rp17 Ribu per Kilogram 


Dalam penyelenggaraan Amazing Muharram 15, Cinta Quran Foundation turut berkolaborasi dengan BCA Syariah. Pada 12 Juli 2026, setiap donasi Wakaf 99 Masjid mendapatkan tambahan 10 persen dari BCA Syariah yang akan disalurkan untuk mendukung pendidikan para santri Cinta Quran Foundation.

Melalui program tersebut, Cinta Quran Foundation berharap masyarakat tidak hanya melihat wakaf sebagai pembangunan fisik, tetapi sebagai investasi sosial dan spiritual yang manfaatnya dapat dirasakan lintas generasi.

Di tengah masyarakat yang semakin sibuk mengejar berbagai target kehidupan, gerakan “reset” yang ditawarkan bukan hanya tentang berhenti sejenak, tetapi juga tentang mempertanyakan kembali: pencapaian apa yang benar-benar memberi makna?

 

 

Baca juga:
Dayak Deah Gelar Mesiwah Pare Gumboh, Tradisi Leluhur di Lereng Meratus

Kalender penuh jadwal, rekening penuh transaksi, tetapi hati masih mencari tempat pulang. Mungkin yang perlu di-reset bukan ponsel, melainkan arah hidup. Cinta Quran Foundation Targetkan Wakaf 99 Masjid, Ajak Masyarakat Bangun Amal Berkelanjutan
Artikel Feature 

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #AmazingMuharram15 #Wakaf99Masjid #CintaQuranFoundation #Muharram2026 #GerakanKebaikan

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال