GalaPos ID, Bangka Belitung.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperketat pengawasan lalu lintas hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2026 guna mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Pengawasan dilakukan melalui program Siaga Mitigasi Pengendalian PMK (SIMPEL PMK) yang diaktifkan di sejumlah pintu masuk pelabuhan bersama Badan Karantina Indonesia dan dinas terkait.
"Menjelang Hari Raya Iduladha, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperketat pengawasan lalu lintas hewan kurban di sejumlah pelabuhan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di tengah meningkatnya arus masuk ternak dari luar daerah."
Baca juga:
- Tim SAR Gabungan Temukan Korban Jatuh di Sungai Serayu Sejauh 3,9 KM
- Dugaan Kekerasan Seksual Santriwati di Pati, Riyanta Minta Presiden Bentuk Tim Independen
- Novita Hardini Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Trenggalek
Gala Poin:
1. Pemprov Bangka Belitung memperketat pengawasan hewan kurban melalui program SIMPEL PMK.
2. Seluruh ternak yang masuk wajib menjalani pemeriksaan dokumen kesehatan dan pemeriksaan fisik.
3. Pengujian laboratorium dilakukan untuk memastikan hewan bebas PMK, LSD, dan antraks.
Langkah tersebut dilakukan seiring meningkatnya arus masuk hewan ternak dari luar daerah menuju Bangka Belitung menjelang Iduladha. Seluruh hewan yang masuk diwajibkan menjalani pemeriksaan ketat, mulai dari verifikasi dokumen kesehatan hingga pemeriksaan fisik secara langsung.
Kepala Balai Karantina Kepulauan Bangka Belitung, Herwintarti, mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang masuk ke wilayah Bangka Belitung dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit menular.
“Yang kami lakukan di perbatasan adalah verifikasi dan memastikan ketelusuran asal-usul hewan kurban melalui dokumen yang lengkap, baik terkait vaksinasi PMK maupun LSD, serta hasil laboratorium untuk antraks. Seluruh dokumen dilengkapi dengan sertifikat kesehatan dari daerah asal,” ujar Herwintarti, dikutip GalaPos ID, Selasa, 12 Mei 2026.
Baca juga:
Kebun Kelengkeng Tulangan Berpotensi Jadi Wisata Edukasi Unggulan di Sidoarjo
Sementara itu, Patologi Balai Veteriner Lampung, Joko Susilo, menjelaskan pengujian laboratorium terhadap hewan kurban dilakukan secara ketat, khususnya untuk ternak yang berasal dari Lampung sebagai salah satu daerah pemasok utama hewan kurban ke Bangka Belitung.
“Pengujian dilakukan di Balai Veteriner Lampung dengan standar yang baik dan memiliki kredibilitas tinggi. Komoditas yang akan dikirim benar-benar diuji sebelum diberangkatkan,” kata Joko.
Selain pengawasan kesehatan hewan, kegiatan tersebut juga diisi dengan praktik penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam. Para peserta diberikan pelatihan mengenai teknik penanganan hewan yang baik agar ternak tidak mengalami stres sehingga kualitas daging tetap terjaga.
Pemerintah Provinsi Bangka Belitung berharap seluruh rangkaian pengawasan dan pemeriksaan tersebut dapat memastikan pelaksanaan Iduladha berjalan aman, lancar, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam mengonsumsi daging kurban.
Baca juga:
Papua Pegunungan Punya Gateway Satelit Baru, Kapasitas Internet Bisa Tembus 40 Gbps
"Pemerintah Provinsi Bangka Belitung mengaktifkan program SIMPEL PMK untuk memperketat pengawasan hewan kurban menjelang Iduladha. Seluruh ternak yang masuk diperiksa ketat guna mencegah penyebaran PMK, LSD, dan antraks."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #PMK #Iduladha2026 #HewanKurban #BangkaBelitung #KarantinaHewan
.jpeg)
.jpeg)