GalaPos ID, Bekasi.
Gunungan sampah raksasa di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang kembali menunjukkan sisi berbahayanya.
Longsor yang terjadi di Zona 4 pada Minggu, 8 Maret 2026, menewaskan sedikitnya tiga orang yang berada di area aktivitas truk sampah dan warung warga.
"Di balik gunungan sampah yang terus menjulang di Bantar Gebang, tragedi kembali terjadi. Longsor di Zona 4 menewaskan tiga orang dan mengubur truk serta warung yang menjadi sumber nafkah warga sekitar."
Baca juga:
- TPST Bantar Gebang, Dua Pemilik Warung dan Sopir Truk Tewas Tertimbun
- Iran Tegaskan Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel
- Akulturasi Islam dan Adat Tolaki, Filosofi Tiga Rotan Kalosara
Gala Poin:
1. Longsor gunungan sampah di Zona 4 TPST Bantar Gebang terjadi sekitar pukul 15.29 WIB.
2. Tiga orang meninggal dunia, termasuk dua pemilik warung dan seorang sopir truk.
3. Proses pencarian korban masih berlangsung karena truk dan warung masih tertimbun.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.29 WIB ketika material sampah runtuh dan menutup sebagian area operasional.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyebutkan tiga korban jiwa ditemukan tertimbun material longsoran.
"Telah terjadi longsor di zona 4 TPA Bantargebang pada tw 0308 1529 G dan sudah ditemukan 3 korban jiwa masih dalam pendataan dan masih banyak kendaraan truk sampah yang tertimbun dan warung di lokasi area. Untuk sementara sedang dilakukan pendataan jumlah korban," kata Desiana dalam keterangannya, Minggu, 8 Maret 2026.
Korban yang meninggal dunia diketahui merupakan warga yang bekerja dan beraktivitas di sekitar lokasi pembuangan sampah.
Baca juga:
Perang Iran vs AS-Israel, Teheran Lancarkan Gelombang Serangan ke Tel Aviv
"Identitas korban yaitu Enda Widayanti (25), Sumine (60) keduanya pemilik warung, sedangkan satu lagi korban Dedi Sutrisno merupakan sopir truk," ucapnya.
Longsor tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menimbun sejumlah truk pengangkut sampah serta warung kecil yang berada di sekitar jalur antrean kendaraan.
Beredarnya video di media sosial menunjukkan tumpukan sampah runtuh dan menutup akses jalan di area tersebut. Gundukan sampah yang telah mencapai ketinggian tinggi diduga membuat struktur tumpukan tidak stabil.
Petugas SAR bersama BPBD terus melakukan penyisiran di lokasi untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertimbun.
"Masih banyak kendaraan truk sampah yang tertimbun dan warung di lokasi area. Untuk sementara sedang dilakukan pendataan jumlah korban," ujarnya.
Hingga Minggu malam, operasi pencarian masih berlangsung di area longsor.
Peristiwa ini menambah daftar risiko yang dihadapi pekerja informal, sopir truk, dan warga sekitar yang setiap hari beraktivitas di bawah bayang-bayang gunung sampah Bantar Gebang.
Baca juga:
Tren Baju Lebaran 2026: Minimalist Elegance, Ada Dijual Rp5.000 di Bazar Yogya
"Tragedi longsor sampah di TPST Bantar Gebang menewaskan tiga orang. Gunungan sampah yang terus meninggi kembali menimbulkan risiko bagi pekerja dan warga sekitar lokasi."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #TPST #BantarGebang #Longsor #Bekasi #Sampah
.jpg)
.jpg)