Duel Sengit dan Janji Sistem Berjenjang di AMPRO Fight 2026

GalaPos ID, Jakarta.
AMPRO Fight 2026 menghadirkan sembilan partai yang berlangsung ketat sejak laga pembuka hingga partai puncak di Senayan, Jakarta. Enam laga amatir dan tiga profesional menjadi panggung pembuktian bagi petinju muda nasional.
Ajang ini menjadi titik awal kebangkitan tinju profesional Tanah Air setelah lama vakum, sekaligus membuka ruang kompetisi berjenjang bagi petinju nasional menuju level Asia Pasifik dan internasional.

Duel Sengit dan Janji Sistem Berjenjang di AMPRO Fight 2026
Promotor Victoria Novianti Widjaja (kanan) memastikan seluruh standar profesional diterapkan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, asuransi, hingga pembayaran hak atlet sebelum pertandingan. Komitmen ini menegaskan AMPRO Fight sebagai fondasi baru kebangkitan tinju profesional Indonesia yang transparan, tertib, dan berkelanjutan. Foto: fin

 

 

"Dari sembilan partai sengit hingga perebutan enam sabuk emas, AMPRO Fight 2026 menghadirkan drama di atas ring. Tapi mampukah sistem berjenjang yang dijanjikan benar-benar membawa petinju Indonesia ke level Asia Pasifik?"

Baca juga:

Gala Poin:
1. Sembilan partai sengit memperlihatkan potensi petinju nasional di level amatir dan profesional.
2. Panitia menjanjikan sistem eliminasi berjenjang menuju level Asia Pasifik.
3. Transparansi penilaian dan perlindungan hak atlet menjadi fondasi membangun kepercayaan publik.


Partai kesembilan menjadi sorotan. Tinus Logo menghadapi Petrus Lemba dalam perebutan Sabuk Emas Gubernur Jakarta. Jual beli pukulan terjadi sepanjang ronde. Tinus akhirnya ditetapkan sebagai pemenang melalui keputusan juri.

Sabuk tersebut diserahkan oleh Daud Yordan dan M. Rahmat, menjadi momen puncak yang menyedot perhatian penonton.

Selain sabuk utama, diperebutkan pula Sabuk Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya, Hendropriyono, dan Hercules.

Ketua Pelaksana AMPRO Fight, Letkol Inf G. Borlak, menyebut ajang ini sebagai momentum menghidupkan kembali ekosistem tinju nasional.

“Kami ingin tinju tidak lagi vakum. Dari empat ronde, enam, delapan hingga sepuluh ronde, ini kami siapkan untuk melahirkan juara nasional,” ucapnya.

Baca juga:
Desa Kampale Go Digital, Mahasiswa Unhas Bangun Sistem Informasi Desa

Borlak menambahkan, sistem eliminasi berjenjang akan mengantarkan petinju terbaik menuju kejuaraan tingkat Asia Pasifik. Transparansi penilaian dan pemenuhan hak atlet menjadi fondasi utama membangun kepercayaan publik.

Pernyataan tersebut menjadi krusial di tengah catatan panjang persoalan tata kelola tinju nasional pada masa lalu, mulai dari minimnya kompetisi hingga ketidakjelasan jalur profesional.

Dukungan penyiaran oleh LPP TVRI dinilai memperluas jangkauan publik terhadap olahraga tinju. Siaran langsung membuka peluang komersialisasi sekaligus kontrol publik atas kualitas penyelenggaraan.

Perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menyebut kompetisi seperti AMPRO sejalan dengan program pembinaan prestasi dan menjadi jembatan menuju ajang nasional seperti PON.

Namun, konsistensi jadwal, integritas wasit-juri, serta perlindungan atlet tetap menjadi indikator utama keberhasilan.

 

Duel Sengit di AMPRO Fight 2026, Tinus Logo Rebut Sabuk Gubernur
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mengapresiasi penyelenggaraan AMPRO Fight 1 yang dinilai sejalan dengan program pembinaan prestasi. Ajang ini diharapkan melahirkan petinju berbakat yang mampu mengikuti jejak legenda seperti Ellyas Pical dan Chris John hingga menembus panggung dunia.

Promotor Victoria Novianti Widjaja menegaskan standar profesional telah dijalankan.

“Semua standar profesional sudah kami jalankan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pembayaran hak atlet, hingga asuransi. Ini bukan sekadar pertandingan, tapi komitmen membangun kembali tinju,” ucap Victoria.

AMPRO Fight 2026 memang sukses secara penyelenggaraan malam itu. Arena penuh, laga kompetitif, dan sorotan publik tercipta. Tetapi kebangkitan sejati tinju nasional baru akan teruji ketika seri berikutnya digelar dengan standar yang sama—atau lebih baik.

 

Baca juga:
Le Eminence Puncak Hadirkan Paket Ramadan dan Idul Fitri 2026

"Sembilan partai sengit mewarnai AMPRO Fight 2026 di Senayan. Panitia menjanjikan sistem eliminasi berjenjang dan transparansi hak atlet untuk membangun ekosistem tinju nasional yang kompetitif."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #AMPROFight2026 #TinjuProfesional #Olahraga

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال