GalaPos ID, Jateng.
Kecamatan Karimunjawa terus memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan nasional dengan mengusung konsep wisata berkelanjutan.
Melalui jargon “Karimunjawa Keren”, pemerintah kecamatan mulai menggeser orientasi pembangunan pariwisata agar tidak terpusat di pulau utama, melainkan merata hingga Desa Kemujan.
Pariwisata Karimunjawa tak lagi ingin bergantung pada satu pulau. Pemerataan ekonomi kini menjadi isu utama di balik jargon “Karimunjawa Keren”
Baca juga:
- Groundbreaking Jembatan Ancol–JIS Digelar 25 Januari 2026
- Misteri Mimpi, Fenomena yang Terjadi Saat Manusia Terlelap
- Mengulik Klaim Manfaat Pisang, Seberapa Besar Buktinya?
Gala Poin:
1. Pemerintah mendorong pemerataan destinasi hingga Desa Kemujan
2. Wisata berkelanjutan menjadi fondasi pembangunan
3. Konservasi lingkungan tetap menjadi prioritas utama
Camat Karimunjawa, Nuril Abdillah, menegaskan bahwa perluasan wilayah destinasi menjadi langkah strategis untuk memastikan dampak ekonomi pariwisata dapat dirasakan seluruh masyarakat.
“Visi kami ke depan adalah pengembangan wisata hingga Desa Kemujan. Harapannya, pergerakan ekonomi bisa lebih merata sehingga seluruh wilayah Kecamatan Karimunjawa ikut tumbuh dan berkembang,” ujar Nuril, dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis, 8 Januari 2026.
Pendekatan wisata berkelanjutan dinilai menjadi kunci. Selain menjaga kelestarian alam dan ekosistem laut yang menjadi daya tarik utama Karimunjawa, konsep ini juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi lokal dan membuka ruang usaha baru bagi warga desa, mulai dari homestay, kuliner, hingga kerajinan tangan.
Karimunjawa sendiri dikenal sebagai miniatur Nusantara. Keberagaman suku—Jawa, Bugis, Buton, Banjar, hingga Madura—hidup berdampingan dan membentuk kekayaan sosial budaya yang berpotensi menjadi daya tarik wisata berbasis kearifan lokal.
Baca juga:
Daftar 70 Emiten Terancam Delisting 2026, Empat di Antaranya BUMN
Namun, pemerataan wisata juga membawa tantangan. Tanpa pengelolaan yang terukur, perluasan destinasi berisiko menekan daya dukung lingkungan. Karena itu, pemerintah kecamatan menegaskan pengembangan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengacu pada prinsip konservasi.
Pemerintah Kecamatan Karimunjawa berharap strategi ini mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan penguatan identitas budaya lokal, sehingga Karimunjawa tak hanya ramai dikunjungi, tetapi juga berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Geliat pariwisata Karimunjawa tak hanya terlihat dari ramainya wisatawan, tetapi juga dari dampaknya terhadap kehidupan warga. Kebijakan pemerataan destinasi yang diusung melalui program “Karimunjawa Keren” mulai memberi harapan bagi pelaku usaha lokal dan wisatawan.
Melalui program Karimunjawa Keren, Kecamatan Karimunjawa mengembangkan pariwisata ramah lingkungan untuk memperluas destinasi, meningkatkan ekonomi masyarakat, dan memperkuat daya saing wisata bahari nasional.
Baca juga:
Delisting BUMN Dinilai Alarm Reformasi, DPR Dorong Restrukturisasi Nyata
"Strategi “Karimunjawa Keren” menargetkan pemerataan wisata hingga Desa Kemujan demi mendorong ekonomi lokal tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #KarimunjawaKeren #Wisata #Ekonomi
.jpeg)
.jpeg)