GalaPos ID, Jakarta.
Ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Venezuela kembali meningkat tajam setelah laporan serangan udara mengguncang Caracas dan sekitarnya.
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi warga negara Indonesia (WNI) serta mendorong penyelesaian konflik melalui jalur damai sesuai hukum internasional.
![]() |
| KBRI Caracas (Foto: Kemlu RI) |
"Dentuman di Caracas memicu kepanikan global. Di tengah eskalasi militer AS–Venezuela, Indonesia bergerak cepat memastikan keselamatan warganya."
Baca juga:
- Kisah di Balik Layar Menuju Deklarasi Sindikasi Media Network
- Trump Klaim Presiden Venezuela Maduro Ditangkap Delta Force
- Di Balik Gurihnya Olahan Usus, Ada Ancaman Kesehatan
Gala Poin:
1. Indonesia menyatakan keprihatinan atas eskalasi militer AS–Venezuela.
2. KBRI Caracas aktif memastikan keselamatan WNI.
3. Jakarta mendorong penyelesaian damai sesuai Piagam PBB.
Melalui pernyataan resmi di media sosial X, Sabtu, 3 Januari 2026, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi situasi keamanan di Venezuela. Jakarta mendesak seluruh pihak untuk mematuhi hukum internasional dan prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) guna mencegah konflik yang lebih luas.
Eskalasi memuncak pada Sabtu dini hari waktu setempat setelah sejumlah ledakan dilaporkan terjadi di beberapa titik ibu kota Caracas. Media internasional, termasuk AFP, melaporkan suara ledakan terdengar sekitar pukul 02.00 pagi, memicu kepanikan warga sipil.
Kemlu RI menegaskan bahwa perlindungan warga sipil harus menjadi prioritas utama dalam situasi konflik bersenjata.
"Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak terkait untuk mengedepankan penyelesaian secara damai melalui langkah-langkah de-eskalasi dan dialog," tulis pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri melalui platform X pada Sabtu 3 Januari 2026.
Baca juga:
Caracas Diguncang Ledakan, Maduro Tetapkan Darurat Nasional
Indonesia juga menegaskan sikap konsistennya terhadap tatanan dunia berbasis aturan.
"Indonesia menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dan prinsip-prinsip dalam Piagam PBB," tambah pihak Kemlu.
Di lapangan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Caracas telah mengambil langkah cepat dengan menjalin komunikasi intensif bersama seluruh perwakilan RI di kawasan Amerika Latin.
"Bersama seluruh perwakilan RI di kawasan, KBRI Caracas secara aktif memastikan kondisi dan keselamatan seluruh Warga Negara Indonesia yang berada di Venezuela," jelas Kemlu.
![]() |
| Venezuela dilaporkan menjadi sasaran tembakan pada Sabtu dini hari, 3 Januari 2026, memicu peningkatan kewaspadaan aparat keamanan dan perhatian publik nasional. Foto: BBC News |
Hingga saat ini, belum dilaporkan adanya WNI yang menjadi korban. Namun, pemerintah terus memantau perkembangan situasi secara ketat di tengah ketidakpastian keamanan yang masih berlangsung.
Baca juga:
Dari Kemang, Jurnalis Indonesia Luncurkan Sindikasi Media Network
"Ketegangan militer Amerika Serikat dan Venezuela memanas setelah laporan serangan udara di Caracas. Pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan dan memastikan keselamatan WNI melalui KBRI Caracas."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #KemluRI #WNI #Venezuela

.jpeg)