GalaPos ID, Bogor.
Bendung Katulampa mengalami peningkatan debit air akibat tingginya curah hujan di wilayah Bogor dan sekitarnya sejak Rabu, 28 Januari 2026 hingga Kamis, 29 Januari 2026. Pada Rabu malam sekitar pukul 19.25 WIB, Bendung Katulampa berada pada status Waspada atau Siaga 3.
![]() |
| Hujan deras sejak Rabu hingga Kamis membuat Bendung Katulampa berstatus Waspada atau Siaga 3, memicu kenaikan debit air yang berdampak ke wilayah hilir termasuk Jakarta. Foto: istimewa |
"Status Siaga 3 di Bendung Katulampa kembali mengirim sinyal peringatan ke Jakarta, sementara genangan di ibu kota belum sepenuhnya surut."
Baca juga:
- Novita Hardini: Industri Kreatif Maju, Pekerja Rentan
- Karawang Dua Pekan Terendam, Warga Kalangligar Mulai Pasrah Direlokasi
- Tutorial Tabel Keterangan Blogger yang Rapi dan Profesional
Gala Poin:
1. Bendung Katulampa berstatus Siaga 3 akibat hujan deras
2. Kenaikan debit air berdampak pada genangan di Jakarta
3. BPBD mengerahkan personel dan mengimbau warga tetap waspada
Petugas pos pantau mencatat tinggi muka air Bendung Katulampa mencapai 120 sentimeter dengan debit limpasan sebesar 188.887 liter per detik. Kondisi cuaca di sekitar bendung dilaporkan gerimis, yang berpotensi menjaga debit air tetap tinggi dalam beberapa jam ke depan.
Selain itu, pada intake saluran induk Katulampa, tinggi muka air tercatat 30 sentimeter dengan debit aliran mencapai 2.248 liter per detik. Meski masih berstatus Siaga 3, pemantauan intensif terus dilakukan.
Kenaikan debit air ini berdampak langsung pada wilayah hilir, termasuk Jakarta. Sejumlah pos pantau lain, seperti Sunter Hulu, Pesanggrahan, Angke Hulu, serta Pintu Air Manggarai dan Karet, juga sempat berada pada status Waspada atau Siaga 3.
BPBD DKI Jakarta mencatat kenaikan muka air tersebut menyebabkan genangan di puluhan RT dan ruas jalan di ibu kota.
Baca juga:
MSCI Tekan Pasar Saham Indonesia, Analis Soroti Peluang Buy on Dip
Penanganan dilakukan dengan mengerahkan personel gabungan dari BPBD, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.
“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” terang PUSDALOPS BPBD Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.
Masyarakat, khususnya yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Ciliwung, diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan darurat 112 yang beroperasi selama 24 jam.
![]() |
| BPBD DKI Jakarta melaporkan 46 RT dan 13 ruas jalan tergenang akibat hujan lebat yang mengguyur Jakarta dan wilayah penyangga sejak Rabu, 28 Januari 2026. Foto: istimewa |
Sebelumnya hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur DKI Jakarta dan wilayah penyangga sejak Rabu, 28 Januari 2026 hingga Kamis, 29 Januari 2026 dini hari menyebabkan genangan di berbagai titik permukiman dan ruas jalan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 18.00 WIB, sebanyak 46 RT dan 13 ruas jalan masih terdampak genangan. Kondisi tersebut dipicu oleh meningkatnya tinggi muka air di sejumlah pos pantau dan pintu air utama.
Bendung Katulampa di Kota Bogor sempat berada pada status Waspada atau Siaga 3, disusul Pos Sunter Hulu, Pos Pesanggrahan, Pos Angke Hulu, serta Pintu Air Manggarai dan Karet pada Kamis dini hari.
“Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta menyebabkan terjadinya kenaikan (tinggi muka air di sejumlah pintu air) dan beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, dalam keterangan yang diterima GalaPos ID, Kamis, 29 Januari 2026.
Baca juga:
Optimasi SEO Onpage Agar Sesuai dengan Social Media
"Bendung Katulampa berstatus Siaga 3 akibat hujan deras di Bogor. Kenaikan debit air berdampak langsung pada genangan di Jakarta dan meningkatkan kewaspadaan warga di sepanjang Sungai Ciliwung."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Katulampa #Siaga3 #BanjirJakarta
.jpeg)
.jpg)