Hujan Dua Hari, 46 RT di Jakarta Masih Tergenang

GalaPos ID, Jakarta.
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur DKI Jakarta dan wilayah penyangga sejak Rabu, 28 Januari 2026 hingga Kamis, 29 Januari 2026 dini hari menyebabkan genangan di berbagai titik permukiman dan ruas jalan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 18.00 WIB, sebanyak 46 RT dan 13 ruas jalan masih terdampak genangan.

Hujan Dua Hari, 46 RT di Jakarta Masih Tergenang
BPBD DKI Jakarta melaporkan 46 RT dan 13 ruas jalan tergenang akibat hujan lebat yang mengguyur Jakarta dan wilayah penyangga sejak Rabu, 28 Januari 2026. Foto: istimewa

"Hujan belum berhenti, genangan belum surut. Jakarta kembali diuji banjir yang merendam puluhan RT dan ruas jalan, memunculkan pertanyaan lama soal kesiapsiagaan dan daya tampung kota."

Baca juga:

Gala Poin:
1. Hujan intensitas tinggi menyebabkan 46 RT dan 13 ruas jalan tergenang
2. Jakarta Barat menjadi wilayah terdampak terluas
3. Luapan sungai dan kenaikan pintu air jadi pemicu utama


Kondisi tersebut dipicu oleh meningkatnya tinggi muka air di sejumlah pos pantau dan pintu air utama. Bendung Katulampa di Kota Bogor sempat berada pada status Waspada atau Siaga 3, disusul Pos Sunter Hulu, Pos Pesanggrahan, Pos Angke Hulu, serta Pintu Air Manggarai dan Karet pada Kamis dini hari.

“Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta menyebabkan terjadinya kenaikan (tinggi muka air di sejumlah pintu air) dan beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, dalam keterangan yang diterima GalaPos ID, Kamis, 29 Januari 2026.

Jakarta Barat menjadi wilayah terdampak terluas dengan 21 RT di enam kelurahan, yakni Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kedoya Selatan, dan Kembangan Selatan.

Ketinggian air berkisar antara 20 hingga 90 sentimeter akibat curah hujan tinggi serta luapan Kali Pesanggrahan dan Kali Angke.

Baca juga:
MSCI Tekan Pasar Saham Indonesia, Analis Soroti Peluang Buy on Dip

Jakarta Timur mencatat 18 RT tergenang di Rawa Terate, Bidara Cina, Cipinang Muara, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan. Di sejumlah titik, ketinggian air mencapai 110 sentimeter akibat luapan Kali Ciliwung.

Sementara itu, Jakarta Selatan mengalami genangan di empat RT di Cipulir dan Pejaten Timur dengan ketinggian 30 hingga 50 sentimeter. Jakarta Utara mencatat tiga RT terdampak di Cilincing, Marunda, dan Rorotan akibat luapan Kali Nagrak.

BPBD juga melaporkan adanya pengungsian warga. Di Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, sebanyak tiga kepala keluarga dengan 14 jiwa mengungsi di Masjid Jami Al Fudhola. Di Jakarta Pusat, pengungsi tercatat di RPTRA Segas dan Aula Masjid Muhajirin dengan total 13 KK atau 50 jiwa.

Selain permukiman, genangan turut mengganggu aktivitas lalu lintas. Sebanyak 13 ruas jalan masih tergenang dengan ketinggian 10 hingga 50 sentimeter, meski sejumlah ruas lainnya telah dilaporkan surut dan kembali dapat dilalui kendaraan.

Hujan Dua Hari, 46 RT di Jakarta Masih Tergenang
Debit air Bendung Katulampa meningkat akibat hujan lebat di Bogor, dengan status Siaga 3 dan tinggi muka air mencapai 120 cm, berdampak pada genangan di sejumlah wilayah Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026. Foto: istimewa

 

Sementara, Bendung Katulampa mengalami peningkatan debit air akibat tingginya curah hujan di wilayah Bogor dan sekitarnya sejak Rabu, 28 Januari 2026 hingga Kamis, 29 Januari 2026. Pada Rabu malam sekitar pukul 19.25 WIB, Bendung Katulampa berada pada status Waspada atau Siaga 3.

Petugas pos pantau mencatat tinggi muka air Bendung Katulampa mencapai 120 sentimeter dengan debit limpasan sebesar 188.887 liter per detik. Kondisi cuaca di sekitar bendung dilaporkan gerimis, yang berpotensi menjaga debit air tetap tinggi dalam beberapa jam ke depan.

 

 

Baca juga:
Optimasi SEO Onpage Agar Sesuai dengan Social Media

"Hujan berintensitas tinggi sejak 28 Januari 2026 menyebabkan 46 RT dan 13 ruas jalan di DKI Jakarta tergenang. BPBD mencatat luapan sungai dan kenaikan pintu air sebagai pemicu utama."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #BanjirJakarta #GenanganJakarta #BPBDDKI

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال