GalaPos ID, Jakarta.
Komitmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam penanganan bencana alam di wilayah Sumatera melalui alokasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp 1 triliun dinilai sebagai langkah strategis yang patut diapresiasi.
Dana tersebut direncanakan untuk pembangunan sekitar 15 ribu hunian serta berbagai fasilitas pendukung bagi masyarakat terdampak, sebagai bagian dari upaya pemulihan sosial dan ekonomi pascabencana.
![]() |
| Anggota DPR RI, Christiany Eugenia Paruntu menegaskan pentingnya program yang transparan dan tepat sasaran. |
"Alokasi dana CSR BUMN senilai Rp 1 triliun untuk penanganan bencana di Sumatera menuai perhatian DPR RI. Di balik angka besar tersebut, muncul tuntutan agar dana kemanusiaan benar-benar berdampak nyata, bukan sekadar proyek simbolik."
Baca juga:
- Konflik Agraria 600 Hektare, Massa Tani Bentrok dengan PT Socfindo
- BNPB Ungkap Dinamika DTH dan Energi di Aceh, Sumut, dan Sumbar
- Tutorial Tabel Keterangan Blogger yang Rapi dan Profesional
Gala Poin:
1. DPR RI mendukung alokasi dana CSR BUMN Rp 1 triliun untuk penanganan bencana di Sumatera.
2. Christiany Eugenia Paruntu menekankan transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan program.
3. Pemulihan ekonomi warga dinilai sama pentingnya dengan pembangunan hunian fisik.
Anggota DPR RI, Christiany Eugenia Paruntu, menyatakan DPR RI mendukung pemanfaatan dana CSR BUMN untuk kepentingan kemanusiaan.
Namun, ia menegaskan pentingnya pelaksanaan program yang tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat terdampak. Menurut Christiany, penanganan pascabencana tidak boleh berhenti pada aspek simbolik atau seremonial semata, melainkan harus menjawab kebutuhan riil di lapangan.
“CSR BUMN harus hadir sebagai solusi nyata bagi korban bencana, bukan sekadar program administratif,” ujar Christiany di Jakarta.
Ia juga menyoroti peran Danantara sebagai pengelola dan koordinator penyaluran dana CSR BUMN. Menurutnya, peran tersebut menjadi krusial agar pelaksanaan program berjalan efektif, terintegrasi, dan tidak tumpang tindih dengan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah. DPR RI, lanjut Christiany, mendorong agar pembangunan hunian dan fasilitas umum—seperti sanitasi, sarana ibadah, serta ruang sosial—dilaksanakan dengan standar kelayakan yang jelas.
Baca juga:
Tragedi Banjir dan Longsor Sumatra, BNPB: 1.177 Jiwa Meninggal
Selain itu, pelibatan pemerintah daerah dan masyarakat setempat dinilai penting untuk memastikan hasil pembangunan bersifat berkelanjutan dan sesuai kebutuhan warga. Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, DPR RI juga memberikan masukan agar program CSR BUMN pascabencana diarahkan pada pemulihan ekonomi masyarakat.
Christiany menekankan perlunya melibatkan UMKM lokal, menggunakan tenaga kerja setempat, serta memanfaatkan material dari daerah sekitar agar program ini memberikan efek berganda bagi perekonomian wilayah terdampak.
“Hunian memang penting, tetapi pemulihan ekonomi warga adalah kunci agar masyarakat bisa kembali mandiri dan bangkit secara berkelanjutan,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Christiany Eugenia Paruntu menegaskan bahwa DPR RI akan menjalankan fungsi pengawasan secara aktif terhadap penyaluran dan penggunaan dana CSR BUMN tersebut.
![]() |
| Tragedi Tapanuli Tengah, menjadi pengingat bahwa kepedulian dan doa adalah kekuatan terbesar untuk bangkit dari luka, 25 November 2025. (istimewa) |
Ia berharap sinergi antara BUMN, Danantara, pemerintah, dan DPR RI dapat memastikan program berjalan efektif, akuntabel, serta berdampak nyata bagi masyarakat.
“Dengan pengawasan yang kuat dan pelaksanaan yang tepat, CSR BUMN dapat menjadi instrumen penting dalam membangun kembali wilayah terdampak bencana sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat,” pungkasnya.
Baca juga:
Pipa PGN Bocor di Inhil, Insiden Gas Transgasindo Picu Siaga Darurat
"Anggota DPR RI Christiany Eugenia Paruntu menegaskan dana CSR BUMN Rp 1 triliun untuk penanganan bencana harus transparan, tepat sasaran, serta mampu mendorong pembangunan fisik dan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #CSRBUMN #PemulihanBencana #EkonomiRakyat

