BNPB Ungkap Dinamika DTH dan Energi di Aceh, Sumut, dan Sumbar

GalaPos ID, Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan alasan jumlah penerima dana tunggu hunian (DTH) di sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatra tercatat melebihi jumlah rumah yang dikategorikan rusak berat.

BNPB Jelaskan Dana Tunggu Hunian dan Kondisi BBM Pascabencana Sumatra
Abdul Muhari dalam konferensi persnya secara daring, Minggu, 4 Januari 2026

"Dana tunggu hunian dan distribusi BBM menjadi sorotan publik pascabencana Sumatra. BNPB mengungkap alasan teknis di balik kebijakan yang kerap disalahpahami masyarakat."

Baca juga:

Gala Poin:
1. DTH diberikan meski rumah tidak rusak berat karena tertimbun lumpur
2. Distribusi BBM di Aceh dan Sumut masih menghadapi kendala akses
3. Sumatra Barat dinyatakan aman dari gangguan BBM dan LPG


Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, kondisi tersebut terjadi karena banyak rumah warga yang secara struktur masih utuh, namun tidak dapat dihuni akibat tertimbun lumpur dan material bencana.

"Sumatera Utara, ini status huntara dan memang ada di beberapa titik, kita lihat jumlah DTH itu melebihi unit yang rusak berat. Di Aceh juga ada DTH melebihi rumah yang rusak berat. Ini dikarenakan, ada saudara-saudara kita rumahnya itu kategorinya tidak rusak, tetapi tertimbun," kata Abdul Muhari dalam konferensi persnya secara daring, Minggu, 4 Januari 2026.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan visual dari lapangan, dinding dan atap rumah masih berdiri, namun kondisi bagian dalam membuat bangunan tersebut tidak layak huni.

Baca juga:
Wanita Pekerja Hiburan Malam Ditemukan Tewas Setengah Telanjang 


Atas dasar itu, BNPB memastikan warga tetap menerima DTH hingga proses pembersihan dapat dilakukan secara optimal.

"Untuk saudara-saudara kita dengan kondisi seperti itu, maka tetap akan diberikan dana tunggu hunian sampai nanti proses pembersihan rumah ini bisa dilakukan dengan optimal dan rumahnya bisa digunakan kembali untuk sementara," ucapnya.

Setelah pembersihan, pemerintah akan melakukan kajian lanjutan untuk menentukan apakah rumah tersebut berada di kawasan rawan bencana atau zona merah, yang selanjutnya menjadi dasar kebijakan relokasi atau penanganan lanjutan.

Abdul Muhari menegaskan bahwa kondisi serupa tidak hanya terjadi di Aceh dan Sumatra Utara, tetapi juga ditemukan di Sumatra Barat.

"Tidak hanya di Aceh, Sumatera Utara, juga ada di Sumatera Barat. Sehingga bencana di Aceh ini memang ada beberapa kondisi-kondisi yang baru sebenarnya. Sehingga ini terus akan dinamis, kita akan melihat secara nyata kondisi di lapangan dan kesulitan-kesulitan masyarakat akan kita coba akomodasi dengan dukungan-dukungan yang ada oleh yang diberikan pemerintah saat ini," tuturnya.

Di Balik Dana Tunggu Hunian dan BBM Udara di Wilayah Bencana Sumatra
Banjir–Longsor Aceh 2025: Dari 16 kabupaten terdampak, TNI menggelar operasi besar dengan prajurit, PRCPB, dan dapur lapangan untuk memastikan warga mendapat pertolongan dan bantuan secepat mungkin. Foto: istimewa

 

Selain hunian, BNPB juga memastikan kondisi ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah terdampak mulai menunjukkan pemulihan. Di Aceh, khususnya kawasan pesisir timur dan barat, seluruh SPBU telah kembali beroperasi.

Namun, wilayah tengah seperti Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues masih membutuhkan optimalisasi distribusi.

"Hanya memang kita lihat kembali di daerah tengah ini Bener Meriah, Aceh Tengah dan Gayo Lues itu masih ada beberapa," kata Abdul Muhari.

Baca juga:
Serangan AS ke Venezuela, KBRI Caracas Amankan WNI

Distribusi BBM ke Bener Meriah masih dilakukan melalui jalur udara, sementara di Gayo Lues masih terdapat satu SPBU yang belum sepenuhnya berfungsi.

"Bener Meriah ini stok di BBM masih kita dropping via udara sedangkan untuk Gayo Lues itu masih ada satu SPBU yang masih dalam proses untuk kembali berfungsi," ucapnya.

Di Sumatra Utara, optimalisasi distribusi BBM masih difokuskan di Kabupaten Tapanuli Selatan. Sementara itu, BNPB memastikan tidak terdapat gangguan distribusi BBM dan LPG di Sumatra Barat.

"BBM dan LPG, saat ini tidak ada gangguan di Sumatera Barat," imbuhnya.

BNPB menegaskan bahwa pemulihan akses darat menjadi kunci utama kelancaran distribusi energi dan logistik pascabencana.

 

 

Baca juga:
Kisah di Balik Layar Menuju Deklarasi Sindikasi Media Network

"BNPB menjelaskan alasan jumlah penerima dana tunggu hunian melebihi rumah rusak berat serta kondisi terkini distribusi BBM di wilayah terdampak bencana Sumatra."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #DanaTungguHunian #DistribusiBBM #BNPB

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال