Blockchain Ringan Mina, Akankah Bertahan Jangka Panjang?

GalaPos ID, Jakarta.
Mina Protocol hadir sebagai respons atas masalah kronis blockchain konvensional: ukuran data yang membengkak, biaya node yang mahal, dan risiko sentralisasi.
Dengan zk-SNARK dan recursive zk-SNARK, Mina memungkinkan setiap pengguna bertindak sebagai full node hanya dengan memori sangat kecil, bahkan dari ponsel pintar.

Masa Depan MINA di Tengah Persaingan Blockchain
Likuiditas dan eksposur bursa masih menjadi tantangan utama.

"Mina menjanjikan blockchain ringan, privat, dan terdesentralisasi penuh. Pertanyaannya, apakah keunggulan teknologi ini cukup kuat menghadapi inflasi token dan ketatnya persaingan blockchain?"

Baca juga:

Gala Poin:
1. Mina mengusung blockchain ultra-ringan berbasis zk-SNARK.
2. Inflasi token dan finalisasi transaksi masih jadi sorotan.
3. Keberlanjutan MINA bergantung pada adopsi Snapps dan ekosistem.


Struktur jaringan Mina terdiri dari tiga peran utama: validator, SNARK workers, dan node arsip. Validator dipilih melalui mekanisme staking MINA untuk memproduksi blok, sementara SNARK workers menghasilkan bukti kriptografi yang diperdagangkan di SNARKetplace.

Node arsip berfungsi menyimpan data historis sebagai cadangan. Di atas jaringan ini, Mina mengembangkan Snapps, aplikasi terdesentralisasi yang memungkinkan verifikasi data tanpa membuka informasi pribadi.

Potensi penggunaannya mencakup pembayaran langsung, sistem voting anonim, verifikasi skor kredit, hingga autentikasi internet tunggal tanpa perantara tersentralisasi.

Namun, di balik narasi teknologinya, MINA menghadapi sejumlah tantangan struktural. Tokenomics MINA bersifat inflasioner, dengan tingkat inflasi mencapai 12% pada dua tahun pertama, sebelum turun bertahap hingga stabil di 7% per tahun.

Baca juga:
Harmony (ONE): Teknologi Kuat, Pasar Lemah 2026 


Waktu finalisasi transaksi yang relatif lama, hingga sekitar 60 menit untuk 15 konfirmasi, juga menjadi sorotan kritik.

Prediksi harga jangka menengah menunjukkan rentang yang lebar. Untuk 2026 hingga 2031, estimasi harga MINA berada di kisaran Rp971 hingga Rp2.730, mencerminkan potensi pertumbuhan sekaligus volatilitas tinggi.

Namun, prediksi ini sangat bergantung pada perkembangan ekosistem, adopsi aplikasi, dan kondisi pasar kripto secara keseluruhan.

Dalam jangka panjang, keberhasilan Mina akan ditentukan oleh kemampuannya membuktikan bahwa blockchain ringan dan privat bukan sekadar konsep teknis, melainkan solusi nyata yang dibutuhkan publik.

Blockchain Ringan Mina, Akankah Bertahan Jangka Panjang?
Inovasi zk-SNARK belum sepenuhnya terkonversi ke nilai pasar.

 

Tanpa pertumbuhan aplikasi dan pengguna aktif, inovasi zk-SNARK berisiko berhenti sebagai wacana akademik.

 


Baca juga:
Hasilkan Uang di Internet, Peluang Nyata dan Ilusi Cepat Kaya

"Mina menawarkan solusi blockchain ringan dan privat, tetapi inflasi token dan adopsi aplikasi menjadi ujian keberlanjutan jangka panjang."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Blockchain #MINAProtocol #Kripto

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال