GalaPos ID, Jakarta.
Pertukaran kripto tersentralisasi (CEX) selama beberapa tahun terakhir mendominasi industri aset digital, terutama karena kemudahan akses bagi pengguna baru.
Namun, bagi sebagian komunitas kripto, model ini dinilai bertentangan dengan prinsip dasar desentralisasi yang menjanjikan kendali penuh atas aset pengguna.
"Saat pertukaran kripto tersentralisasi mendominasi industri, PancakeSwap hadir sebagai simbol perlawanan komunitas terhadap sentralisasi. Namun, di balik kemudahan dan imbal hasil tinggi, risiko DeFi tetap mengintai."
Baca juga:
- Token CAKE PancakeSwap dan Taruhan Besar di Ekosistem BNB Chain
- Metabolisme Tidak Stabil, Dampak Serius yang Jarang Disadari
- PP Pengupahan Ditolak, Puluhan Ribu Buruh Siap Demo di Istana
Gala Poin:
1.PancakeSwap hadir sebagai alternatif DEX terhadap dominasi CEX.
2.Token CAKE bersifat inflasioner dan rentan tekanan jual jangka panjang.
3. Risiko yield farming dan LP harus dipahami sebelum berpartisipasi.
Sebagai alternatif, muncullah pertukaran kripto terdesentralisasi (DEX), salah satunya PancakeSwap. Platform ini beroperasi di jaringan BNB Chain dan menjadi salah satu protokol DEX terbesar hingga saat ini.
Token CAKE merupakan aset kripto bawaan PancakeSwap yang berfungsi sebagai token governance dan digunakan dalam berbagai produk platform. Berdasarkan grafik harga, CAKE mengalami tren penurunan sejak September 2021, setelah mencapai harga tertinggi pada Mei di tahun yang sama. Hingga Mei 2022, tekanan harga masih berlanjut.
Penurunan ini tidak lepas dari kondisi pasar kripto yang memburuk, serta sifat token CAKE yang inflasioner.
Token CAKE didistribusikan sebagai insentif kepada pengguna melalui mekanisme farming, yang secara alami menciptakan tekanan jual karena banyak penerima insentif langsung menjual atau menukarkannya dengan aset lain.
Baca juga:
Formula UMP 2026 Ditetapkan, Apakah Daya Beli Masyarakat Aman?
Dalam kondisi tersebut, publik diimbau untuk berhati-hati sebelum membeli CAKE. Meski demikian, PancakeSwap tetap menawarkan peluang bagi pengguna untuk memperoleh manfaat dari ekosistemnya, seperti staking dan yield farming. Namun, risiko menjadi penyedia likuiditas (liquidity provider/LP) dan volatilitas imbal hasil harus dipahami secara menyeluruh.
Dari sisi antarmuka, PancakeSwap dikenal ramah pengguna dan relatif mudah digunakan, bahkan bagi pemula. Kendati demikian, kemudahan ini tidak menghilangkan risiko inheren dalam penggunaan aplikasi DEX.
Saat ini, token CAKE dapat dibeli melalui aplikasi Pintu. Pengguna juga dapat mengakses berbagai aset kripto lain dengan aplikasi tersebut, yang kompatibel dengan dompet digital populer seperti MetaMask. Pintu berada di bawah pengawasan Bappebti dan Kominfo. Seluruh materi edukasi yang tersedia ditujukan untuk pengetahuan, bukan sebagai saran finansial.
Sejalan dengan prinsip kehati-hatian, pengguna tetap disarankan untuk melakukan riset mandiri sebelum membeli aset kripto atau menggunakan platform DeFi apa pun.
Disclaimer:
Konten ini dibuat untuk berbagi info, bukan ajakan beli/jual. GalaPos ID ngumpulin data dari sumber yang terpercaya, tanpa dipengaruhi pihak manapun. Ingat ya, performa aset di masa lalu nggak jamin hasil di masa depan. Kripto itu naik-turun dan berisiko tinggi. Selalu riset dulu & pakai uang dingin sebelum investasi. Keputusan dan risiko sepenuhnya di tangan kamu. Investasi = tanggung jawab pribadi. ✌️
Baca juga:
Metabolisme Melambat, Gaya Hidup Jadi Tersangka Utama
"PancakeSwap menjadi salah satu DEX terbesar di dunia kripto. Token CAKE berperan penting dalam ekosistemnya, namun inflasi token dan risiko yield farming tetap perlu diwaspadai pengguna."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #DEX #Kripto #PancakeSwap

