GalaPos ID, Jakarta.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membebastugaskan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sangia Nibandera Kolaka, Asri Damuna, setelah viral video yang memperlihatkan dirinya diduga mengajak YouTuber asal Korea Selatan, Jiah, ke hotel saat berkenalan di sebuah rumah makan.
| Ketika promosi wisata membutuhkan anggaran miliaran rupiah, satu video viral ternyata cukup untuk mengubah perhatian dunia hanya dalam hitungan jam. Foto tangkapan layar |
"Di zaman media sosial, jabatan boleh tinggi, tetapi jejak digital sering kali lebih cepat naik ke permukaan daripada klarifikasi resmi."
Baca juga:
- Backlink Dofollow Masih Jadi Raja? Ini Fakta SEO yang Jarang Dibahas
- Bukan Sekadar Kedinginan, Menggigil Bisa Jadi Sinyal Penyakit
- Kembung hingga Sakit Kepala, Efek Garam yang Sering Diabaikan
Gala Poin:
1. Kemenhub membebastugaskan Kepala UPBU Sangia Nibandera Kolaka, Asri Damuna, setelah viral video bersama YouTuber Korea Selatan Jiah.
2. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta kasus tersebut diusut dan membuka kemungkinan pemberian sanksi apabila terbukti melanggar etika ASN.
3. Kasus ini memicu perhatian publik terkait profesionalisme pejabat negara dan dampak perilaku pribadi terhadap citra institusi pemerintah.
Langkah pembebastugasan tersebut dilakukan untuk mempermudah proses penyelidikan internal yang sedang berjalan. Kasus ini bahkan mendapat perhatian langsung dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi karena dinilai menyangkut etika dan integritas aparatur sipil negara (ASN).
Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, menegaskan pihaknya menyesalkan viralnya video yang menyeret nama pejabat di lingkungan Kemenhub tersebut.
"Kementerian Perhubungan sangat menyesalkan video viral yang melibatkan Asri Damuna, Kepala Kantor UPBU Sangia Nibandera Kolaka. Yang bersangkutan telah dibebastugaskan guna memudahkan penyelidikan dan tindakan lebih lanjut," ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, Jakarta, Jumat, 10 Mei 2024.
Baca juga:
"Trending Netizen" untuk Soroti Viral Media Sosial
Menurut Adita, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah meminta jajarannya segera melakukan penelusuran terhadap kebenaran isi video yang beredar luas di media sosial.
Apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran, Kemenhub memastikan akan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Jika terbukti benar, maka artinya yang bersangkutan tidak dapat menjaga marwah sebagai Aparatur Sipil Negara. Kemungkinan akan ada sanksi internal terkait hal tersebut," kata Adita.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut perilaku pejabat negara yang dinilai harus menjaga etika, profesionalisme, dan citra institusi di ruang publik, termasuk ketika berinteraksi dengan wisatawan mancanegara.
Baca juga:
Efektifkah Publikasi di Media Mainstream untuk Kredibilitas Usaha?
Peristiwa yang menjadi perhatian publik tersebut bermula saat Jiah, seorang YouTuber asal Korea Selatan, tengah berlibur seorang diri di Manado, Sulawesi Utara.
Dalam video yang diunggah di media sosial, Jiah terlihat sedang menikmati makanan di sebuah restoran sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bunaken. Saat itu, ia didatangi dua pria yang mengaku berasal dari Kendari, Sulawesi Tenggara.
Salah satu pria yang mengenakan kemeja putih dan berkepala plontos kemudian memperkenalkan diri dengan nama Albert. Dalam percakapan tersebut, pria tersebut mengajak Jiah untuk duduk bersama dan berbincang.
Video kemudian menjadi viral setelah publik menyoroti sejumlah pernyataan dalam percakapan itu, termasuk ajakan kepada Jiah untuk datang ke hotel. Identitas pria yang mengaku bernama Albert kemudian dikaitkan dengan Asri Damuna, yang saat itu menjabat sebagai Kepala UPBU Sangia Nibandera Kolaka.
Baca juga:
Backlink Gratis High Authority, Jalan Pintas Google atau Manipulasi SEO?
Di tengah upaya pemerintah mendorong citra positif pariwisata Indonesia di mata dunia, insiden ini memicu diskusi publik mengenai pentingnya etika pejabat negara saat berinteraksi dengan warga negara asing.
Terlepas dari proses pemeriksaan yang masih berlangsung, kasus ini menjadi pengingat bahwa perilaku individu pejabat dapat berdampak langsung pada kepercayaan publik dan reputasi institusi yang diwakilinya.
Kemenhub menegaskan proses investigasi akan dilakukan secara menyeluruh sebelum menentukan langkah dan sanksi lebih lanjut terhadap yang bersangkutan.
Baca juga:
Jasa Publikasi Siaran Pers, Solusi Efektif Komunikasi dengan Publik
"Saat pemerintah sibuk mempromosikan pariwisata Indonesia ke dunia, seorang pejabat justru viral karena percakapan yang memicu kontroversi. Di era kamera ponsel dan media sosial, satu kalimat bisa lebih cepat terbang daripada pesawat yang diawasi."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Kemenhub #AsriDamuna #Jiah #ViralMediaSosial #EtikaASN