GalaPos ID, Asahan.
Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan menjaga stabilitas daerah, hubungan antara aparat, media, dan pemuda kembali menjadi sorotan.
Pertanyaannya, apakah forum silaturahmi mampu melahirkan kolaborasi yang nyata, atau hanya menjadi agenda seremonial tanpa tindak lanjut?
"Kalau komunikasi makin erat, semoga yang ikut menguat bukan hanya hubungan antarlembaga, tetapi juga transparansi kepada masyarakat."
Baca juga:
- TPST Bantargebang Siaga 24 Jam Hadapi Musim Kemarau
- Denza D9 Dark Gold: Tambah Rp79 Juta demi Warna dan Aksen Emas
- Back to School! Promo Sepatu Murah di Jakarta Fair 2026
Gala Poin:
1. Kodim 0208/Asahan menggelar silaturahmi bersama insan pers dan tokoh pemuda untuk memperkuat komunikasi lintas elemen dalam menjaga kondusivitas wilayah.
2. Dandim menegaskan komitmen membuka ruang diskusi, menerima masukan, dan memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan serta kegiatan kemasyarakatan.
3. Publik menantikan agar sinergi tersebut diwujudkan melalui langkah konkret, seperti keterbukaan informasi, penghormatan terhadap independensi pers, dan pelibatan aktif pemuda dalam pembangunan daerah.
Komandan Kodim 0208/Asahan Letkol Inf. Edy Syahputra, menggelar silaturahmi bersama insan pers dan tokoh pemuda di Markas Kodim 0208/Asahan, Rabu, 8 Juli 2026. Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan media dan tokoh pemuda dari Kabupaten Asahan, Kabupaten Batu Bara, hingga Kota Tanjungbalai.
Kegiatan dikemas dalam suasana santai dengan diskusi yang membahas pentingnya komunikasi lintas elemen dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Dandim mengapresiasi kontribusi insan pers yang dinilai konsisten menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ia juga menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga stabilitas sosial.
"Kami berharap melalui silaturahmi ini terjalin komunikasi yang semakin baik. Kodim 0208/Asahan akan terus membuka ruang diskusi, menerima masukan, serta memperkuat kolaborasi dengan insan pers dan para tokoh pemuda dalam mendukung setiap program pembangunan pemerintah maupun kegiatan kemasyarakatan di wilayah," ujar Dandim.
Baca juga:
Puspa Nuswantara 2026: Batik Tambal dan Masa Depan Budaya Indonesia
"Kami siap bersinergi menjaga kondusivitas di Asahan, Batu Bara, dan Tanjungbalai," kata salah satu tokoh pemuda yang hadir.
Meski demikian, publik tentu menunggu implementasi nyata dari komitmen tersebut. Sinergi tidak cukup berhenti pada forum diskusi atau foto bersama, tetapi perlu diwujudkan dalam keterbukaan informasi, ruang kritik yang sehat, pemberdayaan pemuda, serta kolaborasi yang menghasilkan manfaat langsung bagi masyarakat.
Bagi insan pers, independensi tetap menjadi prinsip utama dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. Sementara bagi aparat dan pemuda, kemitraan yang kuat akan lebih bermakna apabila dibangun di atas transparansi, saling menghormati peran masing-masing, dan kepentingan publik sebagai prioritas utama.
Penulis: Taufiq BB
Baca juga:
Gunung Anak Krakatau Bergejolak, Nelayan Labuan Bertaruh Demi Keluarga
Sinergi itu mudah diucapkan. Yang lebih sulit adalah menjaga ruang kritik tetap hidup ketika semua sudah duduk di meja yang sama.
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #Asahan #Kodim0208 #TNIAD #InsanPers #PemudaIndonesia
.jpg)
.jpg)