Dari Rekor MURI hingga HAKI Tapai Pulut Katuk, Inhil Perkuat Identitas Budaya

GalaPos ID, Indragiri Hilir.
Sebanyak 6.100 peserta memadati Jalan Swarnabumi, Tembilahan, Jumat, 13 Juni 2026, dalam pertunjukan massal Tari Kreasi Joget Mande yang sukses mengantarkan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, meraih penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Dari Rekor MURI hingga HAKI Tapai Pulut Katuk, Inhil Perkuat Identitas Budaya
Saat banyak budaya lokal berjuang agar tidak sekadar menjadi arsip sejarah, Indragiri Hilir menunjukkan cara berbeda. Ribuan warga turun ke jalan, memecahkan rekor MURI, sekaligus mengamankan warisan kuliner daerah agar tetap menjadi milik generasi berikutnya. Foto: DR

 

"Ketika tren viral biasanya lahir dari media sosial, Kabupaten Indragiri Hilir justru menciptakan panggungnya sendiri. Sebanyak 6.100 peserta menari serentak dan berhasil mengantarkan daerahnya mencatatkan rekor nasional."

Baca juga:

Gala Poin:
1. Tari Kreasi Joget Mande di Tembilahan berhasil memecahkan rekor MURI dengan melibatkan 6.100 peserta.
2. Tapai Pulut Katuk resmi memperoleh Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum RI.
3. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menjadikan pelestarian budaya sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas daerah dan memperkenalkannya secara lebih luas.


Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Indragiri Hilir Herman, didampingi Wakil Bupati Inhil Yuliantini dan Ketua TP PKK Kabupaten Inhil Katerina Susanti Herman. Rekor diberikan atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menyelenggarakan tari massal dengan jumlah peserta yang sangat besar.

Tak hanya mencetak rekor nasional, perhelatan budaya tersebut juga menjadi momentum penting bagi pelestarian warisan daerah. Pada kesempatan yang sama, Tapai Pulut Katuk, salah satu kuliner tradisional khas masyarakat Inhil, resmi memperoleh Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Penetapan tersebut mengukuhkan Tapai Pulut Katuk sebagai Kekayaan Intelektual Komunal kategori Pengetahuan Tradisional yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Langkah ini dinilai penting untuk memberikan perlindungan hukum terhadap warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Baca juga:
Curi Motor di 18 TKP, Residivis Jember Kembali Masuk Penjara

Bagi masyarakat, capaian tersebut bukan sekadar soal rekor dan penghargaan. Di tengah derasnya arus modernisasi, pengakuan terhadap budaya lokal menjadi upaya menjaga identitas daerah agar tidak terkikis oleh perubahan zaman.
 
Dalam sambutannya, Bupati Herman menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar pertunjukan seni.

"Bahwa hari ini kita tidak hanya sedang menari. Lebih dari itu kita sedang menunjukkan kepada Indonesia bahwa Indragiri Hilir adalah daerah yang kuat karena persatuan."

Menurutnya, keberhasilan memecahkan rekor MURI, memperoleh pencatatan HAKI Komunal Tapai Pulut Katuk, dan penyelenggaraan festival ethnic fashion culture merupakan bagian dari satu visi besar pelestarian budaya daerah.

"Momen bersejarah ini kian istimewa dan lengkap, ditengah semangat kita melakukan proses pemecahan rekor MURI melalui tari massal 6.100 peserta, kita juga sekaligus mempertegas perlindungan warisan leluhur melalui penyerahan surat pencatatan HAKI Komunal Tapai Pulut Katuk, serta merayakan keindahan jati diri daerah dalam festival ethnic fashion culture," terang Herman, dalam keterangan yang diterima GalaPos ID, Minggu, 14 Juni 2026.

Tari Joget Mande Pecahkan Rekor MURI, Ribuan Warga Inhil Tunjukkan Kekuatan Budaya Daerah
Sebanyak 6.100 peserta menari serentak dan berhasil mengantarkan daerahnya mencatatkan rekor nasional. Foto: DR

 

“Ketiga agenda besar ini merupaka satu kesatuan napas perjuangan kita untuk melestarikan budaya, menjaga tradisi, dan memperkenalkan pesona Indragiri Hilir ke mata dunia,” ucapnya.

Ke depan, tantangan terbesar tidak hanya mempertahankan rekor atau penghargaan yang telah diraih. Yang lebih penting adalah memastikan budaya lokal tetap hidup, dikenal generasi muda, dan mampu menjadi kekuatan sosial maupun ekonomi bagi masyarakat Indragiri Hilir.

Menutup sambutannya, Bupati Herman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, panitia, dan masyarakat Inhil yang telah memberikan dedikasi terbaik dalam menyukseskan agenda budaya tersebut.

 

 

Baca juga:
Cara Nonton Piala Dunia 2026 di HP dan TV, Simak Panduan Resmi TVRI dan FolaPlay

"Di saat banyak daerah sibuk mengejar pembangunan fisik, Indragiri Hilir memilih mengingatkan bahwa budaya juga bisa menjadi investasi. Bahkan, ribuan orang rela turun ke jalan bukan untuk demonstrasi, melainkan untuk menari bersama."

#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #JogetMande #RekorMURI #IndragiriHilir #BudayaRiau #TapaiPulutKatuk

Lebih baru Lebih lama

Nasional

نموذج الاتصال