GalaPos ID, Jakarta.
DXI 2026 tidak hanya menampilkan pameran, tetapi juga menghadirkan pengalaman interaktif bagi pengunjung dari berbagai latar belakang.
Mulai dari scuba diving hingga aktivitas outdoor, ajang ini mencoba menjangkau spektrum luas—dari profesional hingga pemula.
"DXI 2026 tak sekadar pameran—ia menjanjikan pengalaman, edukasi, dan peluang global. Tapi apakah benar inklusif untuk semua kalangan?"
Baca juga:
- DXI 2026 Resmi Digelar, Ambisi Besar Pariwisata Petualangan Indonesia
- Banyu Biru: Negara Tak Boleh Toleransi Eksploitasi PRT
- Dua Orang Diamankan, Polisi Sita 80 Gram Kokain di Kemayoran
Gala Poin:
1. DXI 2026 menawarkan pengalaman interaktif dan kolaborasi global.
2. Peluang besar terbuka, tetapi akses bagi pelaku lokal masih jadi tantangan.
3. Inklusivitas dan dampak nyata menjadi ukuran keberhasilan jangka panjang.
Founder Deep and Extreme Indonesia, Dharmawan Sutanto, menegaskan visi tersebut.
“DXI 2026 adalah penyelenggaraan ke-18 dan juga secara konsisten menjadi ruang bagi tumbuhnya ekosistem olahraga petualangan di Indonesia. Tahun ini, DXI kembali digelar menegaskan perannya sebagai platform kolaborasi yang memperkuat industri diving, outdoor, dan ekstrem secara berkelanjutan,“ jelas Dharmawan Sutanto, Kamis, 23 April 2026.
Pernyataan ini menunjukkan ambisi menjadikan DXI lebih dari sekadar pameran. Namun, keberlanjutan ekosistem tidak hanya bergantung pada event tahunan, melainkan juga akses pelatihan, pendanaan, dan infrastruktur di daerah.
Baca juga:
Pemerintah Klaim YouTube Patuh PP Tunas, Publik Perlu Awasi Implementasi
Di satu sisi, ini membuka peluang pasar global. Di sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa pelaku lokal bisa kalah bersaing jika tidak mendapat dukungan memadai.
DXI 2026 juga menawarkan berbagai program seperti Scuba Diving Experience, workshop, hingga kompetisi bawah air. Diskon hingga 70 persen dan hadiah perjalanan ke Maladewa menjadi daya tarik tambahan.
![]() |
| DXI 2026 kembali digelar di Jakarta—di balik gemerlap pameran olahraga ekstrem, seberapa besar dampaknya bagi ekonomi dan pemerataan pariwisata Indonesia? Foto: Fin |
Namun, dengan harga tiket Rp 50.000 per hari, muncul pertanyaan soal aksesibilitas. Apakah ajang ini benar-benar inklusif bagi masyarakat luas, atau masih didominasi kelas menengah ke atas dan komunitas tertentu?
DXI 2026 memang menghadirkan pengalaman imersif dan peluang jejaring. Tetapi, sebagai platform publik, keberhasilannya akan diukur dari sejauh mana manfaatnya dirasakan di luar ruang pameran—hingga ke daerah-daerah yang selama ini belum tersentuh industri wisata petualangan.
Baca juga:
RUU PPRT Akhirnya Bergerak, Harapan Baru bagi Pekerja Rumah Tangga
"DXI 2026 menghadirkan pengalaman olahraga ekstrem, edukasi, dan kolaborasi global. Namun, inklusivitas dan akses bagi masyarakat luas masih menjadi pertanyaan."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #DXI2026 #AdventureExpo #WisataEkstrem #PariwisataBahari #EkosistemWisata
.jpg)
.jpg)