GalaPos ID, Jakarta
PT Wahana Makmur Sejati (WMS) resmi memperkenalkan New Honda Vario Evo 160 di Jakarta Fair Kemayoran 2026.
Skutik premium andalan Honda itu hadir dengan desain baru, tambahan fitur USB Type-C Charger, pilihan warna lebih beragam, serta sejumlah pembaruan yang diklaim mendukung mobilitas masyarakat perkotaan.
"Harga motor makin mendekati motor sport entry level, tetapi perdebatan lama soal rem tromol versus cakram kembali muncul. Vario Evo 160 hadir membawa fitur baru sekaligus pertanyaan lama."
Baca juga:
- AKSI INKLUSI dan Tantangan Nyata Penyandang Disabilitas Menembus Dunia Kerja
- Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS, Investor Waspadai Risiko Indonesia
- Indonesia ke Semifinal Princess Cup 2026, Regenerasi Voli Putri Tunjukkan Hasil
Gala Poin:
1. Honda meluncurkan Vario Evo 160 dengan desain baru dan tambahan USB Type-C Charger.
2. Harga varian tertinggi mencapai lebih dari Rp32 juta OTR Jakarta.
3. Rem belakang tromol pada tipe CBS kembali menjadi sorotan publik di tengah tren peningkatan fitur keselamatan.
Namun di tengah berbagai penyegaran tersebut, perhatian publik justru tertuju pada satu hal yang tidak berubah pada varian CBS: rem belakang tromol yang tetap dipertahankan meski harga kendaraan sudah mendekati Rp30 juta.
Peluncuran ini menjadi momentum penting bagi Honda untuk mempertahankan dominasi segmen skutik premium 160 cc yang semakin kompetitif. Pasalnya, konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan desain, tetapi juga nilai fitur dan teknologi keselamatan yang diperoleh dari setiap rupiah yang dibelanjakan.
"Honda Vario telah menjadi salah satu pilihan masyarakat di area Jakarta - Tangerang dalam mendukung mobilitas harian," ujar Division Head of Sales PT Wahana Makmur Sejati, Olivia Widyasuwita, dalam keterangan resmi, Rabu, 25 Juni 2026.
Baca juga:
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara: Warga Jombang Dapat Layanan Medis Gratis
Dari sisi performa, Honda masih mempertahankan mesin 160 cc 4 katup eSP+ berpendingin cairan yang menghasilkan tenaga 11,3 kW pada 8.500 rpm dan torsi 14 Nm pada 6.500 rpm.
Meski demikian, perdebatan soal fitur keselamatan kembali muncul setelah Honda tetap menggunakan rem belakang tromol pada tipe CBS. Pabrikan beralasan sistem tersebut dikenal tahan terhadap debu dan cipratan air saat musim hujan.
Teknologi Combi Brake System (CBS) memungkinkan distribusi pengereman ke roda depan dan belakang secara bersamaan ketika pengendara mengoperasikan tuas rem tertentu. Namun sebagian konsumen kini mulai membandingkan fitur tersebut dengan kompetitor yang menawarkan rem cakram di kedua roda pada rentang harga yang serupa.
New Honda Vario Evo 160 dipasarkan dengan harga OTR Jakarta-Tangerang Rp28.764.000 untuk tipe CBS, Rp29.014.000 untuk tipe CBS Nitro, dan Rp32.582.000 untuk tipe ABS ACC.
Sementara itu, PT Astra Honda Motor (AHM) menegaskan bahwa penyegaran yang dilakukan tidak hanya menyasar aspek visual, tetapi juga menyesuaikan kebutuhan generasi muda yang semakin dinamis.
"Penyegaran pada New Honda Vario Evo 160 menjadi langkah kami dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan para pecinta skutik Honda yang terus berkembang dinamis saat ini. Perubahan ini tetap mempertahankan gaya desain sporti dan dipadukan dengan desain aerodinamis yang diminati konsumen skutik di kalangan anak muda," ujar President Director AHM Yuichi Shimizu dalam peluncuran produk, 2026.
Di tengah pasar otomotif yang semakin kompetitif, keberhasilan Vario Evo 160 tidak hanya ditentukan oleh desain baru atau tambahan fitur. Konsumen kini semakin kritis menilai apakah peningkatan harga benar-benar sebanding dengan teknologi dan fitur keselamatan yang diterima.
Baca juga:
Sambut World Allergy Week 2026, Morinaga Soya Gaungkan #Soyamove dan Soyalympic
Di saat ponsel sudah pakai USB Type-C dan motor makin digital, rem tromol ternyata masih bertahan hidup. Honda menyebutnya evolusi, publik mungkin bertanya: evolusi untuk siapa?
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #HondaVario160 #VarioEvo160 #MotorMatic #OtomotifIndonesia #JakartaFair2026
.jpg)
.jpg)