GalaPos ID, Parepare.
Persib Bandung semakin dekat dengan sejarah besar sepak bola Indonesia setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas PSM Makassar pada pekan ke-33 Super League 2025/26 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu, 17 Mei 2026.
"Di Liga Indonesia yang sering penuh drama di luar lapangan, Persib memilih bikin drama yang benar-benar berguna: gol kemenangan menit 90+7."
Baca juga:
- “Gregah Nusa” di TIM Jakarta, Kraton Jogja Bangkitkan Nasionalisme Lewat Orkestra
- FKS Group dan Pelindo Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas Lewat Olahan Kedelai
- Bojan Hodak Absen, Persib Datang ke Parepare dengan Skuad Pincang
Gala Poin:
1. Persib Bandung menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar lewat gol Julio Cesar pada menit 90+7.
2. Kemenangan membuat Persib unggul dua poin atas Borneo FC dan semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/26.
3. Maung Bandung hanya membutuhkan kemenangan pada laga terakhir untuk mencetak sejarah hattrick gelar liga beruntun.
Kemenangan Maung Bandung dipastikan melalui gol tandukan Julio Cesar pada menit ke-90+7, ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang. Gol tersebut bukan sekadar penyelamat tiga poin, tetapi juga membuka jalan Persib menuju hattrick gelar juara di era kompetisi modern Indonesia.
Persib tampil menekan sejak awal laga dan berhasil membuka keunggulan lewat gol Thom Haye pada menit ke-32. Namun, PSM Makassar mampu bangkit pada babak kedua melalui gol Yuran Fernandes di menit ke-53.
Setelah skor kembali imbang, pertandingan berlangsung semakin tegang. PSM mencoba mempertahankan poin di kandang, sementara Persib terus menekan demi menjaga peluang juara tetap berada di tangan sendiri.
Ketika publik Parepare mulai percaya laga akan berakhir seri, Julio Cesar muncul sebagai pembeda. Tandukannya pada masa injury time membungkam stadion sekaligus membuat ribuan Bobotoh kembali bermimpi tentang sejarah baru.
Baca juga:
Borneo FC Sudah Kantongi Tiket Asia, Kini Bidik Gelar Juara dari Persib
Situasi itu membuat Persib berada di ambang pencapaian bersejarah sebagai tim pertama yang mampu meraih tiga gelar liga secara beruntun di era kompetisi modern Indonesia.
Penentuan gelar akan berlangsung pada laga terakhir musim ini saat Persib menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu, 23 Mei 2026.
![]() |
| Ketika klub lain masih sibuk mencari “proyek jangka panjang”, Persib malah hampir menyelesaikan trilogi juara. Foto: istimewa |
Di saat bersamaan, Borneo FC masih memiliki peluang matematis dengan menghadapi Malut United FC. Namun, posisi Persib kini jauh lebih aman karena kemenangan pada laga pamungkas otomatis memastikan trofi tetap bertahan di Bandung tanpa perlu bergantung pada hasil tim lain.
Di tengah kompetisi sepak bola nasional yang kerap dipenuhi pergantian proyek, konflik internal, hingga inkonsistensi performa, Persib justru menunjukkan satu hal yang paling sulit dijaga di Liga Indonesia: konsistensi.
Dan jika trofi kembali mendarat di Bandung pekan depan, musim ini bukan hanya tentang gelar juara, melainkan tentang pembuktian bahwa stabilitas masih bisa mengalahkan drama.
Baca juga:
Persib vs PSM: Saat Nasib Juara Ditentukan di Tengah Krisis Pemain
"Saat sebagian klub sibuk ganti pelatih dan bikin klarifikasi media sosial, Persib Bandung justru sibuk mengumpulkan poin dan mendekati sejarah. Gol menit akhir kini terasa lebih menenangkan bagi Bobotoh dibanding janji konsistensi klub lain."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #PersibBandung #SuperLeague2025 #Bobotoh #PSMvPersib #MaungBandung
.jpeg)
.jpeg)