GalaPos ID, Makassar.
Persib Bandung menghadapi situasi pelik jelang laga krusial melawan PSM Makassar pada pekan ke-33 Super League 2025/26 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu, 17 Mei 2026.
Di tengah persaingan panas perebutan gelar juara, Maung Bandung dipastikan tampil tanpa pelatih kepala Bojan Hodak dan sejumlah pemain inti.
![]() |
| Saat rival terus menempel ketat, Persib justru kehilangan banyak amunisi. Kini publik Bandung hanya bisa berharap “mental juara” bukan sekadar jargon yang biasa muncul setelah menang kandang. |
"Persib datang ke laga penentu gelar tanpa pelatih kepala dan sejumlah pemain inti. Situasi yang membuat suporter mulai sadar, perebutan juara ternyata tidak semulus unggahan motivasi di media sosial."
Baca juga:
- Jakarta Bidik Jadi Kota Sinema Asia, DKI Gandeng Investor Film Global di Cannes
- Indonesia-Rusia Perkuat Diplomasi Timur Tengah, Palestina Jadi Fokus Pembahasan
- Libur Panjang Ancol Diserbu 73 Ribu Wisatawan, Pantai Murah Jadi Pelarian Warga
Gala Poin:
1. Persib tampil tanpa Bojan Hodak dan sejumlah pemain inti saat menghadapi PSM Makassar.
2. Federico Barba, Luciano Guaycochea, Sergio Castel, dan Layvin Kurzawa dipastikan absen.
3. Persib wajib menang demi menjaga posisi puncak dari kejaran Borneo FC dalam perebutan gelar Super League 2025/26.
Absennya Hodak menjadi pukulan besar bagi Persib. Pelatih asal Kroasia tersebut tidak mendampingi tim karena harus pulang ke negaranya untuk menghadiri pemakaman sang ibunda.
Meski demikian, asisten pelatih Persib Igor Tolic memastikan seluruh persiapan teknis tetap berada di bawah arahan Hodak sebelum keberangkatan tim ke Makassar.
“Bojan memimpin latihan untuk persiapan laga ini di Bandung. Setelah itu, ia pulang ke Kroasia untuk menghadiri pemakaman ibunya,” ujar Tolic dalam keterangan yang diterima GalaPos ID, Sabtu, 16 Mei 2026.
Masalah Persib tidak berhenti di absennya pelatih kepala. Tim juga kehilangan dua pemain asing andalan, Federico Barba dan Luciano Guaycochea, akibat akumulasi kartu kuning.
Selain itu, Sergio Castel dan Layvin Kurzawa dipastikan absen lantaran masih menjalani pemulihan cedera di Bandung setelah mengalami masalah pada pertandingan sebelumnya.
Baca juga:
Perbedaan Data Hotspot di Sarolangun Jadi Alarm Awal Musim Kemarau 2026
Laga melawan PSM menjadi pertandingan dengan tekanan tinggi bagi Persib. Hingga pekan ke-32, Persib dan Borneo FC Samarinda sama-sama mengoleksi 75 poin. Namun, Persib masih berada di puncak klasemen sementara berkat keunggulan head-to-head.
Situasi itu membuat kemenangan atas PSM menjadi harga mati. Sebab, satu hasil buruk saja bisa membuat peluang juara Persib tergelincir di ujung musim.
Di sisi lain, Borneo FC terus memberi ancaman nyata. Klub asal Kalimantan Timur itu akan lebih dulu menghadapi Persijap Jepara sebelum menutup musim kontra Malut United FC.
![]() |
| Persib wajib menang atas PSM Makassar untuk menjaga posisi puncak klasemen Super League 2025/26. |
Dengan hanya dua pertandingan tersisa, perebutan gelar Super League 2025/26 kini berubah menjadi adu mental, adu konsistensi, sekaligus adu keberuntungan. Persib dituntut membuktikan bahwa tim juara tidak hanya kuat saat lengkap, tetapi juga mampu bertahan ketika diterpa badai absensi.
Baca juga:
Banjir dan Longsor Terjang Bungo, Ribuan Warga Mengungsi
"Persib sedang memburu gelar juara dengan kondisi yang mirip proyek dadakan akhir tahun: personel berkurang, tekanan meningkat, tetapi target tetap harus selesai tepat waktu. Di Parepare, Maung Bandung diuji apakah mental juara benar-benar ada atau sekadar ramai saat konvoi wacana."
#GalaPosID #MediaPublikasiIndonesia #PersibBandung #PSMvsPersib #SuperLeague2025 #BorneoFC #LigaIndonesia

